PANDUAN AMAN MENGGUNAKAN FACEBOOK
Distribusi kode jahat melalui situs jejaring sosial 10 kali lebih efektif menginfeksi, dibandingkan dengan distribusi malware melalui email. Pengguna internet jauh lebih tertarik untuk mengklik sebuah link yang diterima dari teman mereka, dibandingkan link dari pesan spam yang random. Kaspersky lab baru-baru ini melihat peningkatan besar dalam serangan phising pada halaman login Facebook. Penjahat dunia maya menggunakan sistem pesan internal situs untuk mengirimkan pesan singkat yang secara langsung mengarahkan pengunjung ke sebuah website yang sengaja dirancang menyerupai layar login Facebook.
Top tips Kaspersky Lab untuk perlindungan melawan serangan phising :
1. Untuk situs seperti Facebook, buat bookmark untuk halaman login, atau mengetik URL secara langsung di browser address bar.
2. Jangan mengklik link pada pesan email.
3. Hanya mengetik data rahasia pada website yang aman.
4. Mengecek akun bank anda secara regular dan melaporkan apapun yang mencurigakan kepada bank anda.
5. Cari tanda giveaway dari email phising :
• Jika hal itu tidak ditujukan secara personal kepada anda.
• Jika anda bukan satu-satunya penerima email.
• Jika terdapat kesalahan ejaan, tata bahasa atau sintaks yang buruk atau kekakuan yang lainnya dalam penggunaan bahasa.
6. Menginstal software untuk keamanan internet dan tetap mengupdate anti virus.
7. Menginstal patch keamanan.
8. Waspada terhadap email dan pesan instan yang tidak diminta.
9. Berhati-hati ketika login yang meminta hak administrator.
10. Backup data anda.
sumber : kaspersky.Lab
Rabu, 17 Juni 2009
Minggu, 10 Mei 2009
Referensi Proposal TI
PROPOSAL PENELITIAN
1.1. Latar Belakang
Internet merupakan salah satu media penyaluran informasi yang paling populer saat ini. Pengertian kebanyakan orang akan internet adalah media penyampaian informasi yang paling efektif. Salah satu perangkat yang sering digunakan dalam internet adalah website, baik yang bersifat pribadi maupun bisnis. Dalam perkembangannya, website sendiri dapat dijadikan sebagai tempat bertukar informasi, baik bagi user yang menggunakan dengan pengelola website sendiri. Selain sebagai sarana penyaji informasi, website juga biasanya digunakan oleh masyarakat sebagai media untuk melakukan berbagai aktivitas seperti e-commerce, e-learning, online transaction, online advertising, dan lain sebagainya.
Mengingat kebutuhan masyarakat akan informasi yang akurat dan efisien, e-learning menjadi solusi pembelajaran berbasis web bagi masyarakat. Pembelajaran yang dipadukan dengan teknologi informasi berbasis web akan menghasilkan kemudahan baru dalam mempelajari suatu hal, misalnya saja dalam pengolahan lahan pertanian. Negara ini pernah meraih prestasi dengan memperoleh swasembada beras. Namun kondisi tersebut sudah beberapa tahun yang lalu, ketika sebagian besar rakyatnya masih berprofesi sebagai petani. Bandingkan dengan fakta yang terjadi dalam kehidupan sekarang ini (kondisi yang 180o dari sebelumnya), dimana negara ini menjadi pengimpor tersukses. Banyak penyebabnya diantaranya tidak ada atau kurang pedulinya perhatian masyarakat di dunia pertanian. Kehidupan petani yang dirasa semakin tidak layak juga menjadi salah satu kendala, pupuk yang mahal, pengolahan ataupun perawatan tanah yang tidak mudah dan lain sebagainya. Lagi-lagi informasi menjadi sesuatu yang penting ketika kita menemukan pakar atau ahli di bidang tersebut namun kesulitan untuk berbagi informasi kepada masyarakat terutama para petani.
Dalam hal ini penulis ingin menawarkan solusi untuk menyampaikan informasi tersebut dengan memanfaatkan teknologi internet. Dengan mengambil judul “PEMBELAJARAN PENGOLAHAN TANAH LAHAN PERTANIAN BERBASIS WEB” diharapkan dapat saling berbagi ilmu pengetahuan kepada masyarakat maupun petani khususnya di bidang pengolahan lahan pertanian.
1.2. Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, maka perumusan masalah sebagai berikut:
1. Bagaimana membuat pengolahan lahan pertanian yang dapat memberikan informasi kepada masyarakat tentang pengolahan lahan pertanian dengan efektif dan efisien.
2. Bagaimana mengimplementasikan aplikasi pengolahan lahan pertanian menjadi pusat informasi tentang pengolahan lahan pertanian yang mudah dipahami.
1.3 Pembatasan Masalah
Mengingat beragamnya jenis website dengan kategori-kategori tertentu, maka akan dibatasi pada :
1. Aplikasi pengolahan lahan pertanian berisi data yang berkaitan dengan langkah-langkah mengolah lahan pertanian agar tanah tetap dapat digunakan tanpa mengurangi kualitas tanah.
2. Pembuatan aplikasi pengolahan lahan pertanian berbasis web yang menggunakan PHP, menjadi sebuah media penyampaian informasi yang efektif untuk masyarakat maupun para petani.
1.4. Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan membangun aplikasi pengolahan lahan pertanian berbasis web.
1.5. Manfaat Penelitian
Manfaat yang dapat di ambil dalam penelitian ini adalah:
1. Bagi Akademik
Sebagai sarana untuk mengukur seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mahasiswa terhadap teori dan praktek yang telah diberikan serta sebagai bahan evaluasi akademik.
2. Bagi Peneliti
Mengaplikasikan hasil studi penelitian guna mengembangkan pemahaman ilmu yang telah diperoleh peneliti dibangku perkuliahaan.
3. Bagi masyarakat umum
Membantu masyarakat umum khususnya para petani memperoleh informasi yang cepat dan praktis tentang pengolahan lahan pertanian.
1.6. Tinjauan Pustaka
Sebagai salah asatu negara agraris, khususnya di bidang pertanian negara ini pernah mencapai swasembada beras. Kesuburan tanah yang subur dan luas memudahkan para petani untuk mengolah dan mengembangkan lahan pertanian. Bertumbuhnya sektor perindustrian dan kurang berhasilnya pelaksanaan program KB secara tidak langsung berdampak pada perkembangan lahan-lahan pertanian. Parahnya lagi situasi ini telah mempengaruhi pola pikir sebagian masyarakat Indonesia di bidang pertanian.
Perlahan banyak masyarakat yang meninggalkan profesi sebagai petani dikarenakan berbagai hal, diantaranya faktor ekonomi dan kurangnya sosialisasi dalam dunia pertanian. Dengan memanfaatkan teknologi internet diharapkan sosialisasi di dunia pertanian khususnya dalam pengolahan lahan pertanian dapat dengan mudah diperoleh dan dipelajari oleh masyarakat luas maupun para petani.
1.7. Metodologi Penelitian
Metode penelitian adalah cara yang digunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan data penelitiannya.
1.5.1. Objek Penelitian
Objek penelitian ini adalah langkah-langkah pengolahan lahan pertanian.
2. Jenis-jenis Data
1. Data Primer
Data diperoleh langsung dari sumbernya, diamati dan dicatat untuk pertama kalinya. Data primer yang diambil dari penelitian penulis adalah data yang diambil langsung dari pakar-pakar di dunia pertanian baik dari kumpulan petani maupun orang-orang yang ahi di bidang pertanian.
2. Data Sekunder
Meliputi semua data yang diperoleh secara tidak langsung yang bersifat informasi, baik dari surfing di internet maupun dari literatur yang berhubungan erat dengan tema penulis.
1.5.3. Metode Pengumpulan Data
1. Observasi
Observasi yang dilakukan peneliti melalui pengamatan langsung ke objek yaitu pertanian. Dengan tujuan untuk mendapatkan informasi-informasi dan data yang akurat, karena diperoleh dari sumbernya langsung.
2. Interview
Interview sering disebut dengan wawancara, adalah dialog yang dilakukan oleh peneliti untuk memperoleh informasi dari sumber wawancara. Dalam hal ini, peneliti melakukan interview dengan beberapa orang yang terkait dengan informasi-informasi yang ingin diperoleh peneliti, yang meliputi: wawancara dengan Kepala Kelompok Pertanian yang bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang langkah pengolahan lahan pertanian.
1.5.4. Metode Pengembangan Sistem
Metode yang digunakan untuk membuat atau mengembangkan piranti lunak ini adalah model prototype. Metode ini merupakan metode pengembangan sistem dimana hasil analisa perbagian langsung diterapkan kedalam sebuah model tanpa harus menunggu seluruh sistem selesai dianalisa. Adapun tahap-tahap dalam metode ini adalah:
1. Analisa
Pada tahap ini kegiatan yang dilakukan adalah menganalisa keperluan yang terdapat pada masalah yang ada. Pengembang dan pemakai bertemu untuk mendefinisikan obyektif keseluruhan dari perangkat lunak dan mengidentifikasi segala kebutuhan yang diketahui.
2. Desain
Pada tahap ini kegiatan yang dilakukan adalah membuat model atau prototype dan dari permasalahan yang ada. Titik beratnya dalam hal format pemasukan data dan bentuk laporan yang diharapkan.
3. Pembuatan Program
Pada tahap ini kegiatan yang dilakukan adalah pembuatan program secara keseluruhan dan rencana pemecahan masalah.
4. Evaluasi
Pada tahap ini merupakan kegiatan evaluasi terhadap prototype atau model yang sudah dibuat. Bila ada bagian-bagian yang tidak sesuai dengan keinginan maka perlu dirubah. Prototype tersebut dievaluasi oleh pemakai dan dipakai untuk menyaring kebutuhan pengembangan perangkat lunak. Literasi yang terjadi pada saat prototyping memungkinkan pengembang untuk mengetahui serta memenuhi keinginan dan kebutuhan pemakai.
5. Hasil
Pada tahap ini merupakan hasil dari prototyping atau model akhir yang telah dibuat sesuai dengan yang diinginkan.
1.8. Daftar Pustaka
Dwi Prasetyo, Didik (2008), 101 Tip & Trik Pemrograman PHP, edisi kedua. Elex Media Komputindo, Jakarta.
Hakim, Lukmanul (2008), Membongkar Trik Rahasia Para Master PHP. Lokomedia, Yogyakarta.
Kadir, Abdul (2005), Dasar Pemrograman WEB Dinamis Menggunakan PHP. ANDI, Yogyakarta.
Kristanto, Andi (2004), Analisis dan Perancangan Sistem. ANDI, Yogyakarta.
Pressman Roger S, (2002), Rekayasa Perangkat Lunak, Edisi II – Andi, Yogyakarta,.
Suwarno, Dani (2003), http://dewey.petra.ac.id/jiunkpe_dt_4353.html. Di akses tanggal 28 Oktober 2008.
http://www.forumphp.web.id/phpforum_2895_Aplikasi_banyak_Form.html. Di akses tanggal 15 November 2008.
http://www.informatika.lipi.go.id/pengaruh-penggunaan-lahan-gambut-sebagai-lahan-petanian/
PROPOSAL PENELITIAN
PEMBELAJARAN PENGOLAHAN TANAH
LAHAN PERTANIAN BERBASIS WEB
Browser Anda mungkin tidak bisa menampilkan gambar ini.
Oleh :
Nim : 05.01.53.0169
Nama : Nur Fadhul Ma’arif
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS STIKUBANK SEMARANG
2009
1.1. Latar Belakang
Internet merupakan salah satu media penyaluran informasi yang paling populer saat ini. Pengertian kebanyakan orang akan internet adalah media penyampaian informasi yang paling efektif. Salah satu perangkat yang sering digunakan dalam internet adalah website, baik yang bersifat pribadi maupun bisnis. Dalam perkembangannya, website sendiri dapat dijadikan sebagai tempat bertukar informasi, baik bagi user yang menggunakan dengan pengelola website sendiri. Selain sebagai sarana penyaji informasi, website juga biasanya digunakan oleh masyarakat sebagai media untuk melakukan berbagai aktivitas seperti e-commerce, e-learning, online transaction, online advertising, dan lain sebagainya.
Mengingat kebutuhan masyarakat akan informasi yang akurat dan efisien, e-learning menjadi solusi pembelajaran berbasis web bagi masyarakat. Pembelajaran yang dipadukan dengan teknologi informasi berbasis web akan menghasilkan kemudahan baru dalam mempelajari suatu hal, misalnya saja dalam pengolahan lahan pertanian. Negara ini pernah meraih prestasi dengan memperoleh swasembada beras. Namun kondisi tersebut sudah beberapa tahun yang lalu, ketika sebagian besar rakyatnya masih berprofesi sebagai petani. Bandingkan dengan fakta yang terjadi dalam kehidupan sekarang ini (kondisi yang 180o dari sebelumnya), dimana negara ini menjadi pengimpor tersukses. Banyak penyebabnya diantaranya tidak ada atau kurang pedulinya perhatian masyarakat di dunia pertanian. Kehidupan petani yang dirasa semakin tidak layak juga menjadi salah satu kendala, pupuk yang mahal, pengolahan ataupun perawatan tanah yang tidak mudah dan lain sebagainya. Lagi-lagi informasi menjadi sesuatu yang penting ketika kita menemukan pakar atau ahli di bidang tersebut namun kesulitan untuk berbagi informasi kepada masyarakat terutama para petani.
Dalam hal ini penulis ingin menawarkan solusi untuk menyampaikan informasi tersebut dengan memanfaatkan teknologi internet. Dengan mengambil judul “PEMBELAJARAN PENGOLAHAN TANAH LAHAN PERTANIAN BERBASIS WEB” diharapkan dapat saling berbagi ilmu pengetahuan kepada masyarakat maupun petani khususnya di bidang pengolahan lahan pertanian.
1.2. Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, maka perumusan masalah sebagai berikut:
1. Bagaimana membuat pengolahan lahan pertanian yang dapat memberikan informasi kepada masyarakat tentang pengolahan lahan pertanian dengan efektif dan efisien.
2. Bagaimana mengimplementasikan aplikasi pengolahan lahan pertanian menjadi pusat informasi tentang pengolahan lahan pertanian yang mudah dipahami.
1.3 Pembatasan Masalah
Mengingat beragamnya jenis website dengan kategori-kategori tertentu, maka akan dibatasi pada :
1. Aplikasi pengolahan lahan pertanian berisi data yang berkaitan dengan langkah-langkah mengolah lahan pertanian agar tanah tetap dapat digunakan tanpa mengurangi kualitas tanah.
2. Pembuatan aplikasi pengolahan lahan pertanian berbasis web yang menggunakan PHP, menjadi sebuah media penyampaian informasi yang efektif untuk masyarakat maupun para petani.
1.4. Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan membangun aplikasi pengolahan lahan pertanian berbasis web.
1.5. Manfaat Penelitian
Manfaat yang dapat di ambil dalam penelitian ini adalah:
1. Bagi Akademik
Sebagai sarana untuk mengukur seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mahasiswa terhadap teori dan praktek yang telah diberikan serta sebagai bahan evaluasi akademik.
2. Bagi Peneliti
Mengaplikasikan hasil studi penelitian guna mengembangkan pemahaman ilmu yang telah diperoleh peneliti dibangku perkuliahaan.
3. Bagi masyarakat umum
Membantu masyarakat umum khususnya para petani memperoleh informasi yang cepat dan praktis tentang pengolahan lahan pertanian.
1.6. Tinjauan Pustaka
Sebagai salah asatu negara agraris, khususnya di bidang pertanian negara ini pernah mencapai swasembada beras. Kesuburan tanah yang subur dan luas memudahkan para petani untuk mengolah dan mengembangkan lahan pertanian. Bertumbuhnya sektor perindustrian dan kurang berhasilnya pelaksanaan program KB secara tidak langsung berdampak pada perkembangan lahan-lahan pertanian. Parahnya lagi situasi ini telah mempengaruhi pola pikir sebagian masyarakat Indonesia di bidang pertanian.
Perlahan banyak masyarakat yang meninggalkan profesi sebagai petani dikarenakan berbagai hal, diantaranya faktor ekonomi dan kurangnya sosialisasi dalam dunia pertanian. Dengan memanfaatkan teknologi internet diharapkan sosialisasi di dunia pertanian khususnya dalam pengolahan lahan pertanian dapat dengan mudah diperoleh dan dipelajari oleh masyarakat luas maupun para petani.
1.7. Metodologi Penelitian
Metode penelitian adalah cara yang digunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan data penelitiannya.
1.5.1. Objek Penelitian
Objek penelitian ini adalah langkah-langkah pengolahan lahan pertanian.
2. Jenis-jenis Data
1. Data Primer
Data diperoleh langsung dari sumbernya, diamati dan dicatat untuk pertama kalinya. Data primer yang diambil dari penelitian penulis adalah data yang diambil langsung dari pakar-pakar di dunia pertanian baik dari kumpulan petani maupun orang-orang yang ahi di bidang pertanian.
2. Data Sekunder
Meliputi semua data yang diperoleh secara tidak langsung yang bersifat informasi, baik dari surfing di internet maupun dari literatur yang berhubungan erat dengan tema penulis.
1.5.3. Metode Pengumpulan Data
1. Observasi
Observasi yang dilakukan peneliti melalui pengamatan langsung ke objek yaitu pertanian. Dengan tujuan untuk mendapatkan informasi-informasi dan data yang akurat, karena diperoleh dari sumbernya langsung.
2. Interview
Interview sering disebut dengan wawancara, adalah dialog yang dilakukan oleh peneliti untuk memperoleh informasi dari sumber wawancara. Dalam hal ini, peneliti melakukan interview dengan beberapa orang yang terkait dengan informasi-informasi yang ingin diperoleh peneliti, yang meliputi: wawancara dengan Kepala Kelompok Pertanian yang bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang langkah pengolahan lahan pertanian.
1.5.4. Metode Pengembangan Sistem
Metode yang digunakan untuk membuat atau mengembangkan piranti lunak ini adalah model prototype. Metode ini merupakan metode pengembangan sistem dimana hasil analisa perbagian langsung diterapkan kedalam sebuah model tanpa harus menunggu seluruh sistem selesai dianalisa. Adapun tahap-tahap dalam metode ini adalah:
1. Analisa
Pada tahap ini kegiatan yang dilakukan adalah menganalisa keperluan yang terdapat pada masalah yang ada. Pengembang dan pemakai bertemu untuk mendefinisikan obyektif keseluruhan dari perangkat lunak dan mengidentifikasi segala kebutuhan yang diketahui.
2. Desain
Pada tahap ini kegiatan yang dilakukan adalah membuat model atau prototype dan dari permasalahan yang ada. Titik beratnya dalam hal format pemasukan data dan bentuk laporan yang diharapkan.
3. Pembuatan Program
Pada tahap ini kegiatan yang dilakukan adalah pembuatan program secara keseluruhan dan rencana pemecahan masalah.
4. Evaluasi
Pada tahap ini merupakan kegiatan evaluasi terhadap prototype atau model yang sudah dibuat. Bila ada bagian-bagian yang tidak sesuai dengan keinginan maka perlu dirubah. Prototype tersebut dievaluasi oleh pemakai dan dipakai untuk menyaring kebutuhan pengembangan perangkat lunak. Literasi yang terjadi pada saat prototyping memungkinkan pengembang untuk mengetahui serta memenuhi keinginan dan kebutuhan pemakai.
5. Hasil
Pada tahap ini merupakan hasil dari prototyping atau model akhir yang telah dibuat sesuai dengan yang diinginkan.
1.8. Daftar Pustaka
Dwi Prasetyo, Didik (2008), 101 Tip & Trik Pemrograman PHP, edisi kedua. Elex Media Komputindo, Jakarta.
Hakim, Lukmanul (2008), Membongkar Trik Rahasia Para Master PHP. Lokomedia, Yogyakarta.
Kadir, Abdul (2005), Dasar Pemrograman WEB Dinamis Menggunakan PHP. ANDI, Yogyakarta.
Kristanto, Andi (2004), Analisis dan Perancangan Sistem. ANDI, Yogyakarta.
Pressman Roger S, (2002), Rekayasa Perangkat Lunak, Edisi II – Andi, Yogyakarta,.
Suwarno, Dani (2003), http://dewey.petra.ac.id/jiunkpe_dt_4353.html. Di akses tanggal 28 Oktober 2008.
http://www.forumphp.web.id/phpforum_2895_Aplikasi_banyak_Form.html. Di akses tanggal 15 November 2008.
http://www.informatika.lipi.go.id/pengaruh-penggunaan-lahan-gambut-sebagai-lahan-petanian/
PROPOSAL PENELITIAN
PEMBELAJARAN PENGOLAHAN TANAH
LAHAN PERTANIAN BERBASIS WEB
Browser Anda mungkin tidak bisa menampilkan gambar ini.
Oleh :
Nim : 05.01.53.0169
Nama : Nur Fadhul Ma’arif
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS STIKUBANK SEMARANG
2009
Minggu, 22 Februari 2009
komik naruto 433 indonesia
damai menurut Pain download
Senin, 16 Februari 2009
naruto 435 indonesia
Naruto...!Tertangkapkah???
download
download
Minggu, 08 Februari 2009
Benarkah AXIS GSM Yang Baik ?
Berawal dari ketika aku mengikuti acara seminar tentang tips berbisnis online di sebuah kampus swasta yang konon katanya cukup terjangkau (dalam hal ini masalah ekonomi). Acara seminar ini mendapat sponsor dari berbagai pihak, salah satunya di sponsori oleh gsm AXIS. Acara itupun sebenarnya aku ikuti karena rekomendasi teman aku. Yah.... selain untuk menghormati teman aku, katanya peserta juga akan mendapat bonus kartu gsm AXIS. Lumayan itung-itung coba-coba.
Beberapa hari kemudian setelah menghabiskan kartu gsm yang lain, tibalah saatnya aku menggunakan gsm axis yang katanya sich..mengaku dirinya sebagai gsm yang baik. Okelah aku coba gsm tersebut, buat membuktikan apakah benar-benar baik hati atau cuma kampanye belaka layaknya “para caleg yang suka mengobral mulut manisnya demi sebuah kursi empuk”.
Hmm....kesan pertama ketika menggunakan axis benar-benar membuat aku mengucapkan kata WWWUAAHHH.... yang maksudnya aku merasa puas banget’s. Bayangin aja, dengan bonus akses gprs 1Mb per hari aku bisa main fs dan chatting tanpa harus mengurangi pulsa sedikitpun. Perlahan tapi pasti, aku makin kepelet sama tingkah axis...
“LAAAH INI PROBLEMNYA”
Nggak tau kenapa suatu hari ketika aku cek saldo..... haahhgghh....??? tiba-tiba pulsa berkurang beberapa ribu rupiah. Yahhh... mungkin buat kalian nggak segitunya...tapi buat aku yang sampai sekarang masih “NGEMIS DARI SUBSIDI ORTU” tentu ini menjadi masalah yang cukup serius (hahahah pelit banget’s sih...nggak ini hanya sekedar bahasa ironis aja). Kemudian aku coba pikirkan kegiatan apa saja yang aku lakukan dengan gsm axis tersebut, chatting, main fs (dengan akses masih kurang dari 1 Mb) dan sesekali sms ke operator lain. kalau Cuma segitu rasanya nggak bakalan sampai ribuan...tapi kok bisa ya...?. Waktu itu aku masih bisa terima, maklum lah aku kan masih kepelet sama axis.
Nahh... ketika aku lagi bantu-bantu nyervis kompinya temenku, buat pengiring rasa jenuh aku main chatting...itupun nggak lama. Sialnya habis chatting aku lupa nggak cek saldo. Sudah menjadi kebiasaan sejak “Kecolongan Pulsa” sehabis chatting, fs san, ataupun yang lainnya aku langsung cek saldoku. Walah-walah paginya, pulsaku tinggal Rp 224,00. “Lah kok bisa jhon..?” “aku sendiri juga nggak tahu”. Seketika aku langsung “MURKA” dengan tingkah laku axis. Kondisi ini juga dialami teman-temanku yang sama-sama menjadi “Korban Kecolongan Pulsa” ketika menggunakan gsm tersebut. Bahkan ada dari salah satu temanku, dia aktif banget’s dalam gonta-ganti gsm, aktif online, sampai menanyakan masalah tersebut ke operator....tapi gitulah hasilnya muter-muter nggak jelas. Kalau seperti ini terus, bisa-bisa banyak pasien yang lari akibat cara opsel tersebut mengambil keuntungan.
Kesimpulannya begini: kalau anda tetap ingin setia dengan gsm axis anda, rajin-rajin lah mengecek saldo pulsa anda, kalau pulsa cuma beberapa ribu & pulsa anda terpotong beberapa ribu itu tidak menjadi masalah. Coba sekarang bayangkan jika anda memiliki pulsa ratusan ribu & pada akhirnya pulsa anda juga hilang sampai ratusan ribu (Wah lumayan kan....paling nggak uang segitu bisa menambah subsidi untuk skripsi).
“INGATLAH RAJIN PANGKAL PANDAI....PANDAI PANGKAL KAYA.... JADI RAJIN2-LAH JIKA ANDA TETAP SETIA DENGAN OPSEL TSB”
Beberapa hari kemudian setelah menghabiskan kartu gsm yang lain, tibalah saatnya aku menggunakan gsm axis yang katanya sich..mengaku dirinya sebagai gsm yang baik. Okelah aku coba gsm tersebut, buat membuktikan apakah benar-benar baik hati atau cuma kampanye belaka layaknya “para caleg yang suka mengobral mulut manisnya demi sebuah kursi empuk”.
Hmm....kesan pertama ketika menggunakan axis benar-benar membuat aku mengucapkan kata WWWUAAHHH.... yang maksudnya aku merasa puas banget’s. Bayangin aja, dengan bonus akses gprs 1Mb per hari aku bisa main fs dan chatting tanpa harus mengurangi pulsa sedikitpun. Perlahan tapi pasti, aku makin kepelet sama tingkah axis...
“LAAAH INI PROBLEMNYA”
Nggak tau kenapa suatu hari ketika aku cek saldo..... haahhgghh....??? tiba-tiba pulsa berkurang beberapa ribu rupiah. Yahhh... mungkin buat kalian nggak segitunya...tapi buat aku yang sampai sekarang masih “NGEMIS DARI SUBSIDI ORTU” tentu ini menjadi masalah yang cukup serius (hahahah pelit banget’s sih...nggak ini hanya sekedar bahasa ironis aja). Kemudian aku coba pikirkan kegiatan apa saja yang aku lakukan dengan gsm axis tersebut, chatting, main fs (dengan akses masih kurang dari 1 Mb) dan sesekali sms ke operator lain. kalau Cuma segitu rasanya nggak bakalan sampai ribuan...tapi kok bisa ya...?. Waktu itu aku masih bisa terima, maklum lah aku kan masih kepelet sama axis.
Nahh... ketika aku lagi bantu-bantu nyervis kompinya temenku, buat pengiring rasa jenuh aku main chatting...itupun nggak lama. Sialnya habis chatting aku lupa nggak cek saldo. Sudah menjadi kebiasaan sejak “Kecolongan Pulsa” sehabis chatting, fs san, ataupun yang lainnya aku langsung cek saldoku. Walah-walah paginya, pulsaku tinggal Rp 224,00. “Lah kok bisa jhon..?” “aku sendiri juga nggak tahu”. Seketika aku langsung “MURKA” dengan tingkah laku axis. Kondisi ini juga dialami teman-temanku yang sama-sama menjadi “Korban Kecolongan Pulsa” ketika menggunakan gsm tersebut. Bahkan ada dari salah satu temanku, dia aktif banget’s dalam gonta-ganti gsm, aktif online, sampai menanyakan masalah tersebut ke operator....tapi gitulah hasilnya muter-muter nggak jelas. Kalau seperti ini terus, bisa-bisa banyak pasien yang lari akibat cara opsel tersebut mengambil keuntungan.
Kesimpulannya begini: kalau anda tetap ingin setia dengan gsm axis anda, rajin-rajin lah mengecek saldo pulsa anda, kalau pulsa cuma beberapa ribu & pulsa anda terpotong beberapa ribu itu tidak menjadi masalah. Coba sekarang bayangkan jika anda memiliki pulsa ratusan ribu & pada akhirnya pulsa anda juga hilang sampai ratusan ribu (Wah lumayan kan....paling nggak uang segitu bisa menambah subsidi untuk skripsi).
“INGATLAH RAJIN PANGKAL PANDAI....PANDAI PANGKAL KAYA.... JADI RAJIN2-LAH JIKA ANDA TETAP SETIA DENGAN OPSEL TSB”
Langganan:
Postingan (Atom)
